MAKALAH MANAJEMEN KEUANGAN TERLENGKAP
MAKALAH MANAJEMEN KEUANGAN |
|||
DISUSUN
OLEH :
AGUSMAN
D. GEA
NIM
: 193304020115
DOSEN
PEMBIMBING :
ENI
SURIANTI SPd.,M.Si
BAB 1
PENGERTIAN
A.
DEFINISI
MANAJEMEN KEUANGAN MENURUT BEBERAPA AHLI :
1. James Van Horne
Pengertian manajemen
keuangan menurut James Van Horne adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan
perolehan, pendanaan serta untuk mengolah aktiva dengan tujuan semua aktivitas.
2. Weston dan Copeland
Pengertian manajemen
keuangan menurut Weston dan Copeland adalah suatu fungsi, dan tanggung jawab
para manajer keuangan. Fungsi pokok manajemen keuangan adalah menyangkut
keputusan tentang penanaman modal, pembiayaan kegiatan usaha dan pembagian
deviden pada suatu perusahaan.
3. Sutrisno (2003:3)
Pengertian manajemen
keuangan menurut Sutrisno adalah semua kegiatan perusahaan dengan usaha-usaha
untuk memperoleh dana perusahaan dengan biaya yang murah serta usaha untuk
memakai dan mengalokasikan dana tersebut secara efisien.
4. Brighman dan Houston
Pengertian manajemen
keuangan menurut Brighman dan Houston adalah bidang yang terluas dari tiga
bidang keuangan, dan memiliki kesempatan karir yang sangat luas.
5. JF Bradley
Pengertian manajemen
keuangan menurut JF Bradley adalah bidang manajemen bisnis yang ditujukan untuk
penggunaan model secara bijaksana dan seleksi yang seksama dari sumber modal
untuk memungkinkan unit pengeluaran yang bergerak ke arah mencapai tujuannya.
6. Agus Sartono (2001:6)
Pengertian manajemen
keuangan menurut Agus Sartono adalah manajemen dana baik yang berkaitan dengan
suatu pengalokasian dana dalam bermacam bentuk investasi secara efektif maupun
suatu usaha pengumpulan dana untuk pembiayaan investasi atau pembelanjaan
secara efisien.
7. Sonny S (2003)
Pengertian manajemen
keuangan menurut Sonny S adalah kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan
bagaimana untuk mendapatkan dana, memakai dana, dan untuk mengelola asset
sesuai dengan tujuan perusahana secara menyeluruh.
8. Grestenberg
Pengertian manajemen
keuangan menurut Grestenberg adalah bagaimana suatu bisnis diselenggarakan
untuk memperoleh dana, cara mereka memperoleh dana, cara bagaimana penggunaan
mereka dan bagaimana bisnis di distribusikan.
9. J.L. Massie
Pengertian manajemen
keuangan menurut J.L. Massie adalah aktivitas operasional bisnis yang
bertanggung jawab untuk mendapatkan dan memakai dana yang diperlukan untuk
suatu uperasi yang efektif dan efisien.
10. Bambang Riyanto
Pengertian manajemen
keuangan menurut Bambang Riyanto adlah suatu keseluruhan kegiatan perusahaan
yang berhubungan dengan suatu usaha untuk mendapatkan dana yang diperlukan
dengan biaya yang minimal dan syarat yang paling menguntungkan beserta usaha
untuk menggunakan dana tersebut se-efisien mungkin.
11. Suad Husnan
Pengertian manajemen
keuangan menurut Suad Husnan adalah kegiatan manajemen terhadap seluruh fungsi
keuangan.
12. Liehman
Pengertian manajemen
keuangan menurut Liehman adalah upaya menyediakan dana dan menggunakan dana
tersebut untuk memperoleh aset (aktiva)
13. Martono dan Agus Harjito (2005:4)
Pengertian manajemen
keuangan menurut Martono dan Agus Harjito adalah segala aktivitas perusahaan
yang berhubungan dengan bagaimana memperoleh dana, menggunakan dana, dan
mengelola asset sesuai tujuan perusahaan secara menyeluruh.
14. Husnan dan Pudjiastuti (2006)
Pengertian manajemen
keuangan menurut Husnan dan Pudjiastuti adalah menyangkut semua kegiatan
perencanaan, analisis dan pengendalian kegiatan keuangan.
15. Prawironegoro (2007)
Pengertian manajemen
keuangan menurut Prawironegoro adalah aktivitas pemilik dan manajemen
perusahaan untuk memperoleh modal yang semurah-murahnya dan menggunakan se-efektif,
se-efisien, se-produktif mungkin untuk menghasilkan laba.
16. Farah Margaretha (2007:2)
Pengertian manajemen
keuangan menurut Farah Margaretha adalah proses pengambilan keputusan tentang
asset, pembiayaan dari asset tersebut, dan pendistribusian dari seluruh cash
flow yang potensial yang dihasilkan dari asset tadi.
17. Wikipedia
Pengertian manajemen
keuangan menurut Wikipedia adalah suatu kegiatan perencanaa, penganggaran,
pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang
dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan.
18. Arthur J. Keown, John D. Martin, J. William
Petty dan David F. Scott, Jr
Pengertian manajemen
keuangan menurut Arthur J. Keown, John D. Martin, J. William Petty dan David F.
Scott, Jr adalah mengenai pemeliharaan dan penciptaan dari nilai ekonomi atau
kekayaan.
B.
Pengertian
Manajemen keuangan secara umum .
` Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan
perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengawasan, pencarian dan
penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan.
Manajemen keuangan terdiri dari manajemen terhadap fungsi-fungsi
keuangan, fungsi-fungsi keuangan ini menambahkan bagaimana memperoleh dana
(penggalangan dana) dan menggunakan dana tersebut (alokasi dana).
Perkembangan manajemen keuangan sangat penting
oleh berbagai faktor antara lain:
·
faktor kebijakan moneter,
·
faktor kebijakan pajak,
·
faktor kondisi ekonomi,
·
faktor kondisi sosial,
·
dan faktor kondisi politik
i.
Kebijakan moneter berhubungan
dengan bunga suku bunga dan moneter, keuangan pemerintah:
- Masalah akuntansi
- Kesulitan perencanaan
- Permintaan terhadap modal
- Sukubunga
- Harga menurun
ii.
Kondisi ekonomi juga memiliki
dampak langsung terhadap manajemen keuangan antara lain:
- Persaingan internasional
- Keuangan internasional
- Kurs transisi yg berfluktuasi
- Marger, akuisisi, dan restrukturisasi
- Inovasi keuangan dan rekayasa keuangan
BAB III
TUJUAN DAN FUNGSI MANAJEMEN KEUANGAN
A. Tujuan manajemen keuangan
Memaksimalkan nilai kekayaan para pemegang
saham, nilai kekayaan dapat
dilihat melalui perkembangan harga sama (saham
biasa) perushaan dipasar, dalam hal ini nilai saham dapat merefleksikan
investasi keuangan perusahaan dan kebijakan deviden.
Oleh karena itu dalam teori-teori keuangan,
variabel yang sering digunakan dalam penelitian pasar untuk mewakili nilai
perusahaan adalah antara lain:
§ pengembalian saham,
§
harga saham biasa,
§
rasio perolehan harga,
§ dan idikator lain
yang mempresentasikan harga saham modal biasa
dan pasar.
Dengan demikian tujuan
manajemen keuangan adalah menambah nilai kekayaan para pemegang saham yang
berarti meningkatkan nilai perusahaan yang merupakan ukuran nilai objektif oleh
masyarakat dan berorientasi pada keberlanjutan hidup perusahaan.
B. Fungsi Manajemen keuangan
Penjelasan singkat masing-masing fungsi manajemen keuangan:
·
Perencanaan
Membuat rencana pemasukan dan
menerbitkan serta kegiatan lainnya untuk periode tertentu.
·
Penganggaran
Ikuti perencanaan keuangan dengan membuat detail dan memasukan.
·
Pengelolaan
Mengguanakan dana perusahaan
untuk menambah dana yang ada dengan berbagai cara.
·
Pencarian
Mencari dan mengeksploitasi
sumber dana yang ada untuk kegiatan operasional perusahaan.
·
Penyimpanan
Mengumpulkan dana perusahaan
dan juga menyimpan dana tersebut dengan aman.
·
Pengendalian
Melakukan evaluasi serta
perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada perusahaan.
·
Pemeriksaan
Melakukan audit internal atas
keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.
Apabila
dilihat dari pengelolaan aset yang berwujud, tujuan dari fungsi manajemen
keuangan tersebut juga ditunjukkan pada maksimisasi kekayaan pemegang saham.
Jadi,
secara garis besar kegiatan-kegiatan di dalam perusahaan yang melibatkan secara
langsung manajer keuangan, dapat dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu
sebagai berikut.
1) Kegiatan
perusahaan yang menyangkut keputusan investasi, yang menyangkut jenis-jenis
barang atau jasa yang diproduksi serta bagaimana barang dan jasa tersebut
diproduksi dan dikirim, dan investasi pada aktiva tetap apa yang diperlukan
untuk menjalankan proses produksi tersebut.
2) Kegiatan
perusahaan yang menyangkut keputusan pendanaan, setelah keputusan investasi
dilaksanakan maka keputusan berikut yang harus dipikirkan adalah bagaimana
mendanai investasi tersebut. Apakah dengan menggunakan dana internal (laba
ditahan) atau dana eksternal. Bila dana eksternal yang dipilih, utang bank,
mengeluarkan obligasi, atau saham. Hal ini harus diputuskan dengan
mempertimbangkan biaya modal yang paling minimum mengingat keterbatasan
sumber-sumber yang tersedia.
3) Terakhir
berkaitan dengan keputusan pendistribusian laba yang dihasilkan perusahaan, apakah
laba yang dihasilkan akan didistribusikan seluruhnya kepada pemegang saham
dalam bentuk pembayaran dividen atau sebagian atau seluruhnya ditahan untuk
diinvestasikan kembali. Keputusan ini sering disebut sebagai keputusan
kebijakan dividen.
Kegiatan yang menyangkut keputusan investasi
dan pendanaan dibagi lagi menjadi dua yakni keputusan investasi jangka pendek
yang berkaitan dengan investasi modal kerja dan keputusan investasi jangka
panjang yang berkaitan dengan aktiva tetap. Keputusan pendanaan juga dibagi
menjadi keputusan jangka pendek bila sumber pendanaan tersebut jatuh tempo
dalam periode kurang dari satu tahun, dan apabila jatuh tempo lebih dari satu
tahun merupakan sumber pendanaan jangka panjang.
Secara spesifik, aktivitas personal bagian keuangan
adalah memanajemen penggunaan sumber-sumber daya yang ada untuk tujuan
maksimisasi nilai perusahaan.
Berikut
ini adalah aktivitas-aktivitas yang merupakan tanggung jawab mereka.
a)
Perencanaan dan forecasting. Dengan
berinteraksi dengan personal dari departemen yang berbeda, mereka bersama-sama
merencanakan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan perusahaan berkaitan dengan
penciptaan nilai perusahaan di masa yang akan datang.
b)
Investasi dan pendanaan. Perusahaan yang
memfokuskan kegiatannya pada penciptaan nilai perusahaan harus mempunyai
tingkat pertumbuhan yang lebih dari konstan. Untuk itu, diperlukan investasi
untuk menunjang pertumbuhan penjualan. Keputusan investasi pada aktiva tetap
tertentu dan memilih kombinasi pendanaan yang terbaik merupakan bagian dari
proses penciptaan nilai perusahaan.
c)
Koordinasi dan Kontrol. Personal di bidang
keuangan harus bekerja sama dengan personal dalam departemen yang berbeda untuk
meyakinkan bahwa perusahaan beroperasi secara efisien karena semua keputusan
bisnis yang dibuat oleh semua departemen pasti mengandung konsekuensi
finansial.
d)
Mengikuti perkembangan pasar uang dan
modal. Personal di bidang keuangan harus mengikuti perkembangan yang terjadi di
pasar uang dan modal, tempat untuk memperoleh tambahan modal, tempat saham dan
surat-surat berharga diperdagangkan.
e)
Manajemen Risiko. Personal di bagian
keuangan bertanggung jawab atas semua risiko yang berkaitan dengan
program-program yang direncanakan manajer. Risiko ini berkaitan dengan kondisi
ekonomi, inflasi, kenaikan bunga, fluktuasi valuta asing. Semua risiko tersebut
dapat diatasi dengan menggunakan asuransi atau lindung nilai (hedging).
Apabila
semua yang menjadi tanggung jawab bagian keuangan tersebut dilakukan dengan
optimal maka manajer keuangan telah membantu untuk memaksimumkan nilai
perusahaan dan ini juga memberi dampak pada kemakmuran karyawan dan kepuasan
konsumen.
BAB IV
PERAN
MANAJEMEN KEUANGAN
Manajemen keuangan adalah manajemen yang
mengaitkan pemerolehan (acquisition), pembelanjaan/pembiayaan (financing)
dan manajemen aktiva dengan tujuan secara menyeluruh dari suatu perusahaan.
Oleh karena itu manajer keuangan memainkan peran penting dalam perekonomian
saat ini, yaitu :
1. Manajer keuangan bertanggungjawab terhadap
tiga macam keputusan pokok manajemen keuangan, yaitu :
Ø Perolehan
Ø Pembiayaan
Ø Pengelolaan aktiva secara efisien
2. Apabila sumber-sumber ekonomi dialokasikan
secara efisien, pertmbuhan ekonomi akan terdorog, sehingga meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
3. Manajer keuangan menghadapi tantangan untuk
mengelola aktiva secara efisien dalam suatu lingkungan yang berubah.
Perubahan-perubahan ini meliputi :
Ø Persaingan yang tinggi di antara
perusahaan-perusahaan, secara local maupun secara global.
Ø Perekonomian dunia yang tidak menentu.
Ø Perubahan teknologi yang cepat
Ø Tingkat inflasi dan tingkat bunga yang
berfluktuasi
KEPUTUSAN MANAJEMEN KEUANGAN
Manajemen keuangan
mempunyai 3 (tiga) macam keputusan utama, yaitu :
i.
Keputusan investasi
ii.
Keputusan pembelanjaan
iii.
Keputusan manajemen
aktiva
BAB V
PRINSIP MANAJEMEN KEUANGAN
Manajemen keuangan bukan hanya
berkutat pada sekitar pencatatan akutansi. Dia merupakan bagian penting
dari program manajemen dan tidak boleh dianggap sebagai bagian dari suatu
kegiatan yang dibuat oleh orang keuangan.
A.
Prinsip
dari manajemen yang harus disetujui .
1)
Konsistensi (konsistensi)
Sistem dan kebijakan keuangan dari organisasi harus dari waktu ke
waktu. Ini bukan berarti sistem keuangan tidak memungkinkan perubahan yang
terjadi di organisasi. Manajemen keuangan merupakan suatu tanda yang
memanipulasi manajemen keuangan.
2)
Akuntabilitas (akuntabilitas)
Akuntabilitas adalah kewajiban, moral atau hukum, yang melekat
pada individu, kelompok atau organisasi. Organisasi harus dapat
menjelaskan bagaimana dia menggunakan sumber dayanya dan apa yang telah dia
capai sebagai pertanggumg jawaban untuk pemangku kepentingan dan penerima
manfaat.
3)
Transparansi
(transparansi)
Organisasi harus terbuka berkenaan dengan pekerjaannya,
menyediakan informasi tentang rencana dan aktivitasnya kepada para pemangku
kepentingan. Terkait didalamnya, buat laporan keuangan yang akurat,
lengkap, dan tepat waktu serta dapat dengan mudah dpat diakses oleh pemangku
kepentingan dan penerima manfaat. Jika organisasi tidak transparan, hal
ini akan mengeluarkan sesuatu yang disembunyikan.
4)
Kelangsungan hidup (integritas)
Agar keuangan disetujui organisasi ditingkat stratejik Juga
operasional harus disesuaikan / disesuaikan dengan dana yang
diterima. Kelangsungan hidup atau (viabilitas) merupakan ukuran keamanan
dan keberlanjutan organisasi keuangan.
5)
Integritas (integritas)
Dalam melaksanankan kegiatan operasionalnya, individu yang
terlibat harus memiliki integritas yang baik. Selain itu, laporan dan
catatan keuangan harus tetap dijaga integritasnya melalui kelengkapan dan
keakuratan pencatatan keuangan.
6)
Manajemen (penatalayanan)
Organisasi harus dapat mengelola dengan dana yang telah diperoleh
dan menjamin dana yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
7)
Standar akutansi (standar akuntansi)
Sistem akuatansi dan keuangan yang diguanakn organisasi harus
sesuai dengan prinsip dan standar akutansi yang berlaku umum.

Komentar
Posting Komentar